Hidup tak selalu harus menjadi aku. Hidup bisa menjadi kamu, dia, mereka, atau kita. Tetapi tetap, hidup harus selalu menjadi 'diri sendiri'.
Sunday, January 29, 2012
Sad Ending
Abis baca Autumn In Paris. Oke ini ketinggalan banget karna baru baca. Ya emang karna baru dapet pinjeman novel tetralogi ini padahal udah minat baca lama hehe. Ya ampun sedih banget ya. Nguras air mata banget coy! Kasian ih ih ih. Dari 4 novel itu ya inilah yg paling sedih. Malah mungkin satu2nya yg bikin aku menangis tersedu2 huhuhu. Dan satu2nya yg 'sad ending' emang ga sad ending banget sih tapi intinya sad ending fufu. Dari dulu aku suka banget cerita sad ending, entah kenapa. Abis selalu seru. Setuju ga? Hahaha oke aku tau dikit pasti yg setuju. Emang dasar andin aneh. Ya mungkin karna hidup aku sendiri menandakan 'sad ending' jadi aku menyukai itu. Itung2 belajar menyukai takdir diri sendiri. Hahaha lucu sekali kalau dipikirkan. Ah ya ngomong2 soal sad ending aku sedang menulis cerita. Sebuah cerita yg sepertinya membutuhkan waktu yg sangat panjang untuk diselesaikan. Tentu sesuai dengan topik kita kali ini, bahwa aku akan mengemas cerita itu dalam 'sad ending'. Semua sudah terpikir dalam otak. Jalan ceritanya, awal ceritanya, akhir ceritanya. Mudah, tentu, karna itu diambil dari kisah nyata. Dan tentu pengaman pribadi penulis itu sendiri. Hehe. Tapi susah sekali mengungkapkannya dalam kata2. Aku ingin mengemasnya dalam bahasa seindah mungkin yg pasti banyak disukai dan diminati *semoga terkabul, amin* yap bagi yg membaca postingan ini minta doanya agar 'naskah' itu segera jadi. Dan aku akan menyajikan satu lagi karya dunia tulis tentang 'sad ending' :')
Labels:
lovelovelove
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment